Samsung Galaxy Tab A6 Alasan tablet dengan S Pen itu Perlu
Meski produsen lain berlahan mulai meninggalkan lini usaha tablet Samsung justru menempuh trick sebaliknya. Samsung tetap setia mengembangkan pill yang udah dibekali sebuah S-Pen.
Galaxy Tab A6 merupakan suksesor seri Tab A yang dirilis pada Juli 2015 dan sama-sama sudah dibekali S-Pen. Bedanya, S-Pen antara Galaxy Tab A6 menawarkan kebolehan yang jauh lebih baik ketimbang pendahulunya.
Hal ini pasti kian mempertegas pemposisian Tab A6 di pasar sebagai pill yang dimaksudkan untuk entrepreneur dan pelaku industri kreatif.
Sebelum menjabarkan lebih jauh performa Galaxy Tab A with S-Pen (2016), CNNIndonesia.com akan lebih dulu membeberkan desain dan antarmuka.
Bodi Plastik Licin
Galaxy Tab A (2016) with S-Pen resmikan desain yang tidak jauh berbeda bersama dengan seri pill terdahulu. Sejak generasi pertama Samsung menentukan desain unibodi bersama material plastik licin khususnya bagi tangan yang enteng berkeringat.
Pengoperasian memakai satu tangan terasa sulit mengingat ukurannya yang termasuk bongsor yakni 10,1 inci dengan bobot 558 gram.
Ketersediaan slot power, volume, micro SD dan kartu sim dibuat sejajar di sisi kanan bodi tablet.
Ukurannya yang jauh besar pasti menyusahkan pemanfaatan bersama satu tangan. sedang begitu, layar berukuran lapang memudahkan untuk menggambar, membaca, melihat video, atau bermain game.
Samsung sedia kan tiga pilihan warna yakni hitam, putih, dan abu-abu. sedang kali ini kita terima unit berwarna putih yang berikan kesan elegan dan profesional.
Layaknya Galaxy Tab versi terdahulu, Samsung masih ‘setia’ mengadopsi antarmuka TouchWiz UI dengan opsi bantuan jaringan LTE+WiFi dan WiFi only.
Kamera ‘Ala Kadarnya’
Sama halnya bersama varian pill besutan Samsung lainnya, pengguna tidak dapat bertopang banyak pada fitur kamera. kehadiran kamera utama 8 megapiksel dan 2 MP untuk berswafoto tentu berbanding terbalik dengan teknologi yang disajikan pada ponsel flagshipnya.
Sayangnya, meski resolusi kamera belakang 8 MP lengkap bersama dengan flash dan auto focus, sedang ketika dipakai di kondisi minim pencahayaan, hasil fotonya didominasi noise.
Foto: CNN Indonesia/Safir Makki
Tak mengherankan, mengingat kamera bukan kekuatan jual utama pill ini. Meski begitu, kamera tergolong responsif saat pengguna menyentuh ikon bisa segera aktif dan fokus pada objek foto dalam kala tidak cukup dari dua detik.
Saat layar terkunci, pengguna termasuk bisa mengakses kamera bersama dengan menyapu ikon yang berada di sisi bawah layar.
Hasil foto kamera belakang Galaxy Tab A6 with S Pen. (Foto: CNN Indonesia/Ervina Anggraini)
Untuk memberi dukungan kebutuhan fotografi dasar Samsung sudah membekali pilihan mode pengambilan gambar jadi dari Auto, pemandangan Continous Shot, Night, Sport, Beauty Face, Sound & Shot, dan HDR.
Tablet ini juga dibekali opsi mode Pro yang membantu pengguna memilih opsi pengaturan ISO, penentuan pencahayaan dan tingkat pencahayaan disempurnakan sebagian pilihan efek.
Mengenai hasilnya, CNNIndonesia.com coba mengabadikan beberapa foto dengan pengaturan otomatis disaat berada di di dalam dan luar ruangan, dan juga keadaan minim pencahayaan.
S-Pen Kian Cerdas untuk Sentuhan Detail
Meski S-Pen pada mulanya persis bersama seri Note, Samsung nampaknya memperhitungkan kecerdasan mirip untuk perangkat tabletnya.
S-Pen merasa kelebihan utama Galaxy Tab A6 dibandingkan pill besutan Samsung lainnya.
Untuk menggunakan S-Pen pengguna lumayan menariknya berasal dari bodi kanan belakang pill Pengaturan Air Command dapat otomatis terlihat saat S-Pen ditarik keluar baik dikala layar terkunci maupun tidak.
CNNIndonesia.com menjajal S-Pen untuk membuat catatan dan gambar simpel Pilihan pena dan kuas yang bermacam bersama dengan warna serta tingkat ketebalan yang dapat sesuai terhitung memberi pengalaman yang menyenangkan.
Berbeda dengan S-Pen generasi sebelumnya pengguna kini bisa menghapus goresan lebih rinci.
Meski bagian bantalan telapak tangan menyentuh layar, hal itu tidak mempengaruhi pergerakan S-Pen dikala bikin postingan ataupun gambar.
Air command Samsung Galaxy Tab A6 with S Pen. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Kali ini Samsung juga menyertakan jejaring sosial privat penyuka gambar Pen.Up untuk menuangkan rencana kreatif dan membagikannya bersama banyak orang.
Bagi yang belum punya kebiasaan mengetik memakai perangkat layar lebar, S-Pen bisa membantu mempercepat pengetikan dokumen. memadai bersama dengan ‘mencoret-coret’ layar tanpa perlu mengetikkan kata per kata.
Pengguna sebatas perlu masuk ke menu pengaturan, menentukan smart typing-keyboard swipe-continous input- swipe untuk mengetik kata.
Ketersediaan aplikasi Microsoft Word, Excel, Power-Point, OneDrive, dan OneNote makin memudahkan pengguna selesaikan pekerjaan.
Pilihan pengaturan input bhs untuk mengaktifkan predictive words. Menariknya fitur yang dinamakan continous input ini sudah mengetahui setiap kata dan kalimat dalam bahasa Indonesia, mencakup penggunaan bhs slang.
Menyasar pebisnis dan pelaku industri kreatif, pill ini termasuk telah dilengkapi bersama dengan mode anak atau Kids Mode 4.0. Pengguna dapat mendaftarkan akun pribadi untuk anak dan menghambat aplikasi apa saja yang bisa dibuka dan juga ‘menyulap’ pill ini jadi sebuah buku mewarnai.
S-Pen terletak di sisi kanan bawah bodi. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Multi-tasking kian mengesankan
Demi memberi dukungan produktivitas Samsung membekali kemampuan multitasking yang jauh lebih baik. Bukan cuman kebolehan ‘membelah’ layar mulai dua, sedang termasuk ‘menyembunyikan’ aplikasi yang sedangkan diakses dengan langkah yang menyenangkan.
Dengan dukungan S-Pen pengguna bisa mengkostumisasi multitasking bersama dengan cara menampilkan pop-up aplikasi atau membagi layar merasa dua. Untuk menampilkan pop-up aplikasi, memadai menarik segi kanan atas layar ke proporsi di dalam hingga terlihat lingkaran.
Saat menjajal fitur pop-up tim CNNIndonesia.com bisa sertakan sebanyak kemungkinan aplikasi dan layanan Google. Sejauh ini fitur dan aplikasi lain tidak beri dukungan kekuatan multitasking ini, mencakup service bawaan Samsung.
Sementara untuk membagi layar, cukup bersama dengan menghambat tombol virtual multitasking yang terdapat di layar. Nantinya layar dapat otomatis ‘terbelah’ dua dan pengguna dapat pilih aplikasi atau fitur apa yang pingin dilaksanakan secara bersamaan.
Dukungan prosesor 8 inti berkecepatan 1,6 GHz terasa berarti saat berganti dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya.
Fitur multi windows Galaxy Tab A6 with S-Pen. (Foto: CNN Indonesia/ Ervina Anggraini)
Kesimpulannya
Dari sisi desain Galaxy Tab A6 tidak mengalami perubahan penting dari generasi pertama pill besutan Samsung. Bukan sekedar itu, fitur kamera terhitung seakan dibikin ala kadarnya bersama dengan hasil yang tidak bisa diandalkan.
Beruntung pemberian performa prosesor dan RAM 3 GB berhasil memperkecil kekecewaan selanjutnya disaat menjajal game Aspalt tablet ini bisa jalan bersama dengan mulus tanpa lag.
Ditambah baterai termasuk tahan lama dan tidak enteng panas. perihal itu merupakan standar perangkat LTE masa kini.
Kemunculan fitur S-Pen yang kian cerdas berhasi menepis semua kekurangan tersebut S-Pen pada Galaxy Tab A6 bukan sekedar memudahkan proses pembuatan catatan dan gambar, tetapi termasuk pengetikan bagi yang enggan membawa keyboard eksternal atau tak punya kebiasaan dengan layar sentuh berukuran lebar.
Secara keseluruhan pill yang dapat ditebus bersama harga Rp4,799 juta ini terbilang wajar Untuk kalangan pebisnis dan pekerja kreatif dengan layar lebar untuk menampilkan file multimedia lebih baik.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian
Spesifkasi GalaxyTab A6 with S-Pen :
Sistem operasi: Android 6.0.1 (Marshmallow)
Chipset: Exynos 7870
Prosesor: Octa core 1,6 GHz
Memori: RAM 3 GB, ROM 16 GB, slot micro SD hingga 256 GB
Kamera: Depan 2 MP dan belakang 8 MP
Baterai: 7.300 mAh
Dimensi: 254.3 x 164.2 x 8.2mm
Bobot: 553 gram
Harga: Rp4,799 juta